PLN Jelaskan Soal Lonjakan Tagihan Listrik Teguh Wuryanto

PLN Malang mendatangi pelanggan Teguh Wuryanto
PLN Malang mendatangi pelanggan Teguh Wuryanto

Listriktoday – Lonjakan tagihan yang dialami oleh pemilik bengkel asal Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Teguh Wuryanto (56) mendapat respon cepat dari PLN.

Manajer UP3 Malang Mohammad Eryan Saputra dalam keteranganya menjelaskan, pihak PLN telah bertemu langsung dengan Teguh dan menjelaskan lonjakan tagihan yang dialaminya.

“Bersama ini kami sampaikan bahwa PT PLN (Persero) UP3 Malang yang diwakili oleh Manager PLN UP3 Malang, Mohammad Eryan Saputra telah melakukan konfirmasi terhadap pelanggan yang bersangkutan,” terang Eryan dalam penjelasannya, Rabu (10/06/2020).

Dari hasil konfirmasi tersebut, kata Eryan, telah diketahui bahwa Teguh Wuryanto merupakan pelanggan Tarif Industri (I2) Daya 23000 VA. Kepada pihak PLN ia mengaku mengalami lonjakan tak wajar.

Setelah dicocokkan dengan data PLN, diketahui lonjakan tagihan yang dialami Teguh tidak berhubungan dengan perhitungan rata-rata tiga bulan untuk rekening April dan Mei, yang berakibat pada naiknya tagihan listrik di mayoritas pelanggan Rumah tangga.

Baca Juga :  Terobosan Sistem Tata Kelola Menuju PLN Bersih dan Andal

Eryan juga menjelaskan, PLN juga menemukan bahwa peralatan kapasitor milik Teguh tidak berfungsi sama sekali yang mengakibatkan pemakaian listrik melonjak tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

Oleh karena itu, lanjut Eryan, “PLN telah membantu melakukan pengecekan peralatan dan instalasi pelaggan, agar hal ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.”

Kepada PLN, Teguh pun telah bersedia menyelesaikan tagihan rekening listrik yang naik.

“PLN bersedia membantu pelanggan (Teguh) dengan memberikan keringanan pembayaran dengan cicilan,” kata Eryan.

Sementara itu, Eryan menambahkan, untuk kenaikan tagihan listrik Bulan Juni 2020 yang diakibatkan perubahan perilaku pelanggan selama penerapan PSBB, PLN UP3 Malang telah melakukan antisipasi dengan melakukan pemilajan data pelanggan yang mengalami lonjakan rekening listrik. Hal itu telah disosialisasikan secara langsung kepada Teguh.

Seperti diketahui, lonjakan tagihan listrik yang dialami Teguh Wuryanto menjadi percakapan setelah Teguh mengunggah keluhannya di media sosial. Dalam unggahannya, Teguh menyebut tagihan listrik pada bulan Mei melonjak menjadi Rp 20.158.686.

Baca Juga :  Luwuk Terang dari Sungai