Musim Hujan Datang, Pastikan Instalasi Listrik dalam Keadaan Aman

Penanganan Cepat Supply Listrik Luwu Utara Ketika Bajir Melanda
Ilustrasi seorang petugas PLN sedang melayani keluhan pelanggan. Dok. PLN

LISTRIKTODAY – Tahukah Anda, pentingnya memeriksa instalasi listrik secara berkala? Jangan sampai, instalasi listrik bermasalah dan menyebakan korsleting. Pasalnya, korsleting listrik atau hubungan arus pendek menjadi salah satu faktor terbesar penyebab kebakaran.

Memasuki musim hujan, kewaspadaan masyarakat harus semakin ditingkatkan. Sebab, potensi korsleting listrik lebih besar. Apalagi air hujan yang masuk ke dalam rumah melalui atap, bisa mengenai alat elektronik atau stop kontak yang dialiri listrik.

Sebagai gambaran, korsleting listrik diakibatkan hubungan langsung konduktor positif dan konduktor negatif. Ini turut dipengaruhi pemasangan kabel yang tidak memperhatikan kutub listrik atau konduktor tanpa penutup berbahan isolator.

Korsleting listrik menimbulkan panas luar biasa dalam waktu singkat. Alhasil, benda di sekitar rentan terbakar jika terkena efek korsleting.

Namun jika terjadi korsleting listrik, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, segera cabut seluruh kabel listrik yang masih terhubung di stop kontak agar aliran listrik terhenti dan korsleting tidak semakin parah. Kedua, tekan tombol off pada lampu dan aliran listrik lain. Mengingat sifat korsleting listrik yang cepat menyebar, Anda harus segera mematikan aliran listrik.

Baca Juga :  PLN Gerak Cepat Amankan Listrik di Wilayah Terdampak Banjir Jakarta dan Jabar

Ketiga, saat kondisi sudah tenang, Anda bisa mencoba menyambungkan kembali peralatan elektronik. Keempat, mencermati penyebab korsletik listrik, yang kemungkinan diakibatkan salah satu alat elektronik. Kelima, jika aliran listrik masih tidak stabil saat lampu dihidupkan satu per satu, bisa jadi penyebab korsleting akibat fitting pada kabel atau instalasi listrik.

Keenam, Anda juga tetap harus waspada jika terjadi kebakaran akibat korsleting listrik. Apabila dipicu tidak berfungsinya Mini Circuit Breaker (MCB), segera matikan listrik dari kWh meter. Selain itu, jangan menyiram sumber kebakaran dengan air jika masih ada aliran listrik.

Untuk aspek ketujuh, segera hubungi petugas pemadam kebakaran di nomor kontak 112 dan petugas PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dengan nomor kontak 123. Begitu kebakaran sulit dikendalikan, segera evakuasi diri dan keluarga.

Tentu Anda tidak ingin terjadi korsleting listrik yang mengakibatkan kebakaran dam menghanguskan rumah. Selain menyebabkan kerugian materiil, nyawa Anda dan keluarga juga terancam bahaya.

Ada beberapa langkah untuk mencegah korsleting listrik. Berikut langkah pencegahan korsleting seperti dirilis laman BPBD DKI Jakarta, seperti dikutip Tirto.id.

Baca Juga :  Gara-gara Layangannya Mematikan Aliran Listrik Puluhan Ribu Rumah, Dewa Diancam Penjara

Pertama, gunakan penyedia jasa instalasi listrik yang memiliki kompetensi dan memegang Sertifikat Layak Operasi (SLO), atau setidaknya terdaftar sebagai anggota Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI).

Kedua, gunakan peralatan listrik, seperti kabel, saklar, hingga stop kontak, yang memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI) atau Standar PLN. Ketiga, perhatikan jenis dan ukuran kabel yang sesuai peruntukan.

Keempat, apabila sekring putus, jangan membuat sambungan dengan kawat. Sebab, setiap sekring mempunyai standar penerimaan beban. Kelima, Anda sebaiknya melakukan perawatan instalasi listrik secara berkala. Misalnya, memeriksa kondisi kabel, panel listrik dan sambungan kabel.

Keenam, memperbarui instalasi listrik minimal lima tahun sekali dan lakukan pemeriksaan kualitas daya listrik dengan melibatkan teknisi. Ketujuh, hindari pemakaian listrik secara ilegal karena membahayakan keselamatan Anda.

Kedelapan, penting untuk menghindari penumpukan colokan listrik di satu tempat, lantaran panas bisa terakumulasi dan mengakibatkan korsleting listrik.