LISTRIKTODAY – “Pembangunan tidak bisa hanya diinisiasi oleh pemerintah semata, kalau hanya pemerintah tidak akan sukses pembangunan itu, itulah sebabnya butuh sinergitas,” ungkap Bupati Banggai Laut Wenny Bukarno, seperti dikutip Utustoria.com.

Sebagai wilayah pemekaran, Kabupaten Banggai Laut di Sulawesi Tengah masih membutuhkan pasokan listrik yang andal. Apalagi terdapat sejumlah desa di wilayah tersebut yang belum dialiri listrik.

Padahal, ketersediaan listrik berkontribusi meningkatkan perekonomian suatu wilayah. Persoalan ini pun mendapat perhatian dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), yang berkomitmen mewujudkan energi berkeadilan. Termasuk, menyalurkan listrik di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

PLN berhasil menyalurkan listrik untuk 73 Kepala Keluarga (KK) di Desa Padingkian, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Langkah perseroan mendapat apresiasi dari Bupati Banggai Laut Wenny Bukarno. Menurutnya, Desa Padingkian yang merupakan salah satu desa terpencil, sangat membutuhkan kehadiran listrik.

“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi atas upaya PLN. Masuknya listrik merupakan sebuah kemajuan bagi masyarakat Desa Padingkian,” papar Wenny.

Baca Juga :  PLN Beri Keringanan Pelanggan Terdampak Gempa Mamuju dan Majene

Lebih lanjut, dia meyakini ketersediaan listrik di Desa Padingkian dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk menghadirkan listrik di Desa Padingkian, investasi yang dibutuhkan PLN mencapai Rp1,52 miliar. Dana itu digunakan untuk membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 2,8 kilometer sirkuit (kms).

Kemudian, Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 0,9 kms dan 1 Gardu tersebar dengan total 50 kiloVolt Ampere (kVA). Pasokan listrik di desa ini berasal dari PLTD Lipulalongo.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda menyebut pihaknya berharap kehadiran listrik membawa harapan baru bagi masyarakat sekitar. Selain itu, ketersediaan listrik bisa mengikis disparitas pembangunan di Desa Padingkian dengan daerah lain.

“Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok untuk menunjang segala jenis sektor usaha. PLN hadir di tengah masyarakat Padingkian yang belum menikmati listrik sebelumnya,” kata Huda.

“Bukan hanya masyakarat di kota saja yang menikmati listrik, tapi sampai ke pelosok desa dan pulau. PLN hadir membawa terang, agar seluruh masyarakat Indonesia merasakan pembangunan yang merata,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kegigihan PLN Menjamah Daerah Terisolir

Di samping, terus menghadirkan listrik di daerah 3T, PLN juga berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi. Adapun rasio elektrifikasi di Kabupaten Banggai Laut sudah mencapai 95,38%. Sementara itu, rasio elektrifikasi di desa berkisar 66,67%.

Dalam menghadirkan pasokan listrik di Desa Padingkian, perseroan menghadapi beberapa tantangan. Pasalnya, lokasi desa jauh dari pusat Kota Luwuk.

“Ini merupakan sebuah tantangan bagi kami. Namun, dengan tekat yang kuat dan kerja nyata Insan PLN, listrik pun bisa dirasakan masyarakat. Ini sebuah kebanggan bagi kami,” tutup Huda.