Dorong Kendaraan Listrik, PLN Gabung Holding BUMN Industri Baterai Kendaraan Listrik

LISTRIKTODAY – PLN siap bersinergi dengan Pertamina dan Inalum untuk berbagi tugas dalam pengembangan industri baterai untuk kendaraan listrik.

Holding ini ditujukan untuk pengelolaan industri baterai electronic vehicle (EV) di Indonesia secara terintegrasi dari hulu hingga ke hilir. Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyatakan pihaknya tidak hanya bekerja sama dengan BUMN untuk mempersiapkan industri hingga produk baterai kendaraan listrik.

Korporasi setrum milik negara itu mengklaim telah berkolaborasi dengan lembaga terkait dan produsen otomotif yang masuk pasar Indonesia. ‚ÄúTerutama dalam menyiapkan infrastrukturnya berupa stasiun pengisian listrik,” jelasnya, dikutip Bisnis.com, Rabu (14/10).

Zulkifli menambahkan PLN juga sudah berkolaborasi dengan lembaga terkait, dan produsen otomotif yang masuk pasar Indonesia, terutama dalam menyiapkan infrastrukturnya berupa stasiun pengisian listrik.

Nantinya, induk usaha ini akan terlibat pengembangan baterai mobil listrik listrik dari hulu hingga hilir dengan nilai sekitar US$12 miliar.

Direktur Utama Holding BUMN Tambang MIND ID Orias Petrus Moedak menjelaskan dalam pengembangan baterai ini MIND ID dan PT Aneka Tambang Tbk akan fokus di sisi hulu. Sementara, di intermediate ada Pertamina dan di hilir PLN.

Baca Juga :  Milenial Keren Tangerang Temukan Inovasi Listrik Seharga Rp 1

Adapun, untuk mengontrol dari sisi hulu hingga hilir berjalan maka akan dibuat Indonesia Battery Holding.

“Ini rencana partisipasi BUMN dalam seluruh rantai nilai, value chain EV baterai. Di hulu akan ada Aneka Tambang, kemudian yang intermediate itu Pertamina di sana, di hilir ada PLN,” katanya, dikutip detik.com, Selasa (13/10).