LISTRIKTODAY – PT PLN (Persero) secara gigih terus berusahan untuk mengjangkau daerah yang terisolir akibat bencana gempa bumi di Sulawesi Barat.

PLN berhasil menambah lima gardu terdampak gempa yanh berhasil dipulihkan, sesaat setelah akses menuju Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), yang tertutup longsor pasca diguncang gempa magnitudo 6,2 Skala Richter (SR) yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) kembali terbuka.

Sebelumnya pada Rabu (27/1/2021), PLN juga telah memulihkan lima gardu listrik, setelah dibukanya akses jalan akibat longsor menuju ke Kecamatan Ulumanda. Total 10 gardu di Kecamatan Ulumanda kini kembali menyala.

Lima gardu tambahan yang berhasil dipulihkan terletak di Kampung Panggalo, Taukong, Tandeallo, dan Paku.

“Saat ini total 10 gardu di Ulumanda telah menyala kembali,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Awaluddin Hafid.

Untuk memulihkan listrik di Kecamatan Ulumanda, personil PLN harus melewati akses jalan yang ekstrem dan rusak berupa tanah berlumpur serta rawan longsor akibat gempa.

Baca Juga :  PLN Amankan Aset, Menteri ATR/BPN : Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Untuk memulihkan kelistrikan di Ulumanda, material kelistrikan harus diangkut menggunakan motor trail dan mobil “hardtop”. Di beberapa titik pun material harus dipanggul atau diangkat secara manual oleh petugas.

Berkat upaya tersebut, sebanyak 2.035 pelanggan di Kecamatan Ulumanda kini dapat menikmati listrik PLN kembali.

Hingga Minggu (31/1/2021), PLN telah memulihkan 866 gardu terdampak gempa. Kini lebih dari 85.000 pelanggan dapat menikmari listrik kembali.

PLN kini terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memulihkan sisa 6 gardu di Kampung Kalausu, Kampung Kalo’bang, Kampung Seppong, Kampung Lemo-lemo, Kampung Popenga, dan Kampung Urekang.

“Untuk 6 lokasi yang masih terisolir akibat gempa ini, nantinya kami akan mengakses material kelistrikan dengan menggunakan motor trail atau dipanggul secara manual oleh petugas dengan tetap berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum sehingga percepatan pemulihan Kecamatan Ulumanda dapat segera dinyalakan,” tambah Hafid.