Segudang Manfaat FABA untuk Industri Konstruksi

LISTRIKTODAY – Sejalan dengan peningkatan penggunaan batu bara, pemanfaatan fly ash and bottom ash (FABA) sebagai limbah padat hasil pembakaran juga harus didorong sehingga memberikan nilai tambah.

FABA sebagai limbah ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bagi, substitusi energi ataupun bahan baku di sejumlah industri manufaktur, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selama ini, mungkin FABA hanya dianggap sebagai “abu” yang tidak berguna. Akan tetapi, siapa sangka bahwa FABA bisa digunakan untuk mendukung industri konstruksi.

Salah satu pemanfaatan FABA misalnya, dapat diolah menjadi produk lain yang bermanfaat seperti genteng atau produk lain seperti paving block.

Selain itu, banyak pembangunan infrastruktur yang juga dapat memanfaatkan FABA sebagai bahan dasar atau campuran untuk pembangunan jalan dan berbagai pemanfaatan lainnya.

Berdasarkan penelusuran Listrik Today, produksi FABA setiap tahunnya di Indonesia sebanyak 10.886.400 per 2018. Adapun produksi fly ash sebanyak 20 persen dan sisanya 80 persen menghasilkan buttom ash.

Baca Juga :  Pemerintah Dukung Pemanfaatan FABA

Di pasaran, harga jual rata-rata fly ash sekitar Rp130.000 per ton. Untuk harga rata-rata buttom ash, lebih tinggi karena memiliki nilai guna lebih banyak.

Bottom ash dapat digunakan untuk produksi conblock atau paving block, dan bisa juga bisa berguna untuk lapisan jalan.