Cuaca Ekstrim di NTT, PLN Utamakan Keselamatan Pelanggan

Cuaca Ekstrim di NTT, PLN Beri Info Kelistrikan

LISTRIKTODAY – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam siaran persnya mendeteksi adanya Bibit Siklon Tropis 99S di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kondisi ini menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di hampir seluruh wilayah NTT dalam beberapa hari ke depan.

Untuk itu, PLN bergerak cepat melakukan pemulihan kelistrikan terdampak cuaca ekstrim, banjir dan longsor yang melanda beberapa kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Guna memastikan keselamatan dan keamanan warga, PLN telah mengamankan kelistrikan terdampak cuaca ekstrim, banjir dan longsor yang melanda beberapa kabupaten, seperti Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timur Tengah Selatan, Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, Minggu (4/4) dinihari.

Hingga Minggu malam, total 4.885 gardu atau sebanyak 82 persen gardu terdampak cuaca ekstrim kembali menyala. Lebih dari 643.000 pelanggan kini dapat menikmati aliran listrik PLN kembali.

Baca Juga :  Kabar Gembira untuk UMKM, Diskon Tambah Daya “Super Merdeka” Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

“Petugas kami terus bersiaga untuk mengamankan aliran listrik dan melakukan pemulihan listrik, khususnya di lokasi terdampak banjir atau longsor,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko.

Dia menambahkan, aliran listrik di lokasi banjir dan longsor untuk sementara PLN hentikan demi keselamatan warga.