PLN Listriki 19 Desa di Perbatasan Indonesia – Malaysia

LISTRIKTODAY.ID – PT terus membuktikan komitmennya untuk mewujudkan keadilan energi di seluruh Indonesia dengan menghadirkan listrik.

Kali ini, PLN merampungkan 19 proyek listrik desa di Krayan, salah satu daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, yaitu Sabah.

Hingga akhir April 2021, proses konstruksi infrastruktur kelistrikan telah mencapai 90 persen. Guna melistriki 19 desa tersebut, PLN mengeluarkan investasi sebesar Rp 23,5 miliar.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan Wiluyo Kusdwiharto mengatakan bahwa PLN menargetkan listrik dapat dinikmati oleh masyarakat di desa-desa tersebut menjelang HUT RI ke 76, Agustus nanti.

Dia menjelaskan, proyek elektrifikasi akan dilakukan di 19 desa yakni 7 desa di Terang Baru (Krayan), 6 desa di Brian Baru (Krayan Barat), 4 desa di Tanjung Karya (Krayan Barat), dan 2 desa di Tang Paye (Krayan Barat).

“Kami akan lakukan percepatan penyelesaian agar listrik untuk 19 desa ini bisa menjadi kado manis menjelang HUT RI yang ke 76 nanti,” terang Wiluyo.

Baca Juga :  Wujudkan Transportasi Bersih, PLN Salurkan Listrik KRL Jogja-Solo

Tidak hanya sebagai alat penerang, hadirnya listrik di perbatasan akan semakin menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

Listrik PLN yang mengalir untuk 19 desa di Krayan tersebut akan menerangi fasilitas publik diantaranya Rumah Sakit Pratama Krayan, Sekolah, Puskesmas, Kantor Balai Desa, dan Toko Indonesia.

Toko Indonesia merupakan sebuah toko yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah guna memberikan suplai kebutuhan produk dalam negeri agar tidak kalah saing dengan produk negara tetangga yang selama ini banyak dikonsumsi warga Krayan

Lebih lanjut lagi, kata Wiluyo Melistriki daerah perbatasan bukanlah perkara mudah. Sulitnya akses dan medan jalan yang ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam melistriki daerah 3T.